8 Hal yang Bikin Surat Lamaran Kerjamu Ditolak, Segera Perbaiki Biar Kamu Nggak Kelamaan Mangkrak

Kamu adalah seorang job seeker yang sedang gencar menyebarkan lamaran pekerjaan. Nggak peduli berapapun ongkos yang keluar untuk mencetak berkas dan aplikasi yang dibutuhkan, kamu lakukan. Maklum, sebar jala sebanyak-banyaknya biar peluang dapat ikan lebih besar. Beruntung, kamu menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi dan latar belakang pendidikan yang kamu miliki. Lantas, kamu segera menyusun berkas lamaran untuk dikirimkan ke alamat perusahaan yang dituju.

Satu minggu, sebulan, dua bulan hingga berbulan-bulan berlalu, kamu mengeluh karena belum juga mendapat panggilan tes atau wawancara. Padahal kamu cukup yakin karena memenuhi kualifikasi di perusahaan tersebut. Daripada terkungkung dalam kekecewaan, sebaiknya kamu menganalisis berkas administrasi, terutama penulisan surat lamaran kerja. Karena bisa jadi penyebabnya adalah 8 kesalahan di bawah ini.

1. Hanya menuliskan “Kepada Yth…” disertai nama jabatan yang dituju tanpa menyertakan nama perusahaan

cantumkan nama perusahaan via bisnis.news.viva.co.id

Surat lamaran kerja termasuk ke dalam surat resmi yang punya aturan tertentu dalam penulisan alamat tujuan. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah pencantuman nama perusahaan. Jika kamu hanya menuliskan “Kepada Yth. Bagian Personalia” dilanjutkan dengan kota tujuan, maka menunjukkan kalau kamu nggak berusaha untuk mengenal perusahaan terkait. Terkadang kamu perlu menelepon perusahaan yang dituju atau sekadar mencari lewat internet untuk mengetahui nama perusahaan yang benar.

2. Memulai kalimat sapaan dengan intro yang terkesan basa-basi. Hey, kamu mau melamar pekerjaan atau merayu gebetan?

saya lulusan teknik sipil via www.bustle.com

Para fresh graduate kadang membuat kesalahan dengan menyebutkan titel terbaru mereka di baris pertama surat lamaran. Dengan harapan, pihak perusahaan akan terkesan dengan latar belakang pendidikan yang dimiliki. Karena bagi mereka yang belum memiliki pengalaman bekerja sebelumnya, titel pendidikan merupakan hal terbaik yang bisa ditawarkan. Ingat, semua pelamar, baik fresh graduate atau berpengalaman, harus memerhatikan kalimat awal surat lamaran yang bisa menarik perhatian.

Baca Juga  5 Hal Biasanya Baru Disadari Setelah Jadi Mahasiswa Tingkat Akhir. Seandainya Waktu Bisa Terulang :(

3. Kamu nggak memahami dengan baik posisi yang dibutuhkan, sehingga kamu gagal untuk meyakinkan perusahaan

Dalam membuat surat lamaran kerja, kamu nggak tahu hal-hal apa saja dan orang seperti apa yang diinginkan oleh perusahaan. Padahal, jika diperhatikan dengan cermat, kebutuhan perusahaan tersebut tertera di iklan lowongan pekerjaan, lho. Kamu terlalu sibuk memberi pernyataan atas kemampuan yang kamu miliki dan gagal menghubungkannya dengan keahlian yang dibutuhkan perusahaan. Dengan kata lain, kamu nggak bisa menjual diri sehingga perusahaan nggak tertarik membeli keahlian dan pengalamanmu tersebut.

4. Bukannya kamu fokus dengan kebutuhan perusahaan, malah terlalu banyak menuliskan informasi yang nggak penting dan relevan

Hardwell GIF - Find & Share on GIPHY

Relevan yang dimaksudkan di sini adalah berhubungan dengan posisi yang kamu lamar. Misalnya, jika kamu melamar untuk menjadi penulis, maka informasi yang relevan bisa berupa; pernah dimuat di mana saja tulisanmu, atau jika kamu aktif menulis blog, maka kamu bisa jelaskan tentang blog yang kamu miliki. Ingat juga, bahwa ada ratusan orang yang punya keahlian yang sama, pikirkan bagaimana caranya perekrut harus memilihmu.

5. Surat lamaran terlalu panjang atau terlalu pendek. Hindari bertele-tele tapi juga jangan menggantung dan kurang info juga

kayak bikin novel via homehad.com

Batasi surat lamaranmu minimal 2 paragraf dan maksimal 4 paragraf. Intinya, surat lamaran kerja harus memberikan informasi singkat tentang latar belakang, keahlian dan pengalaman yang kamu miliki secara singkat. Lalu menunjukkan kenapa kamu memenuhi syarat untuk posisi yang ditawarkan, kemudian jelaskan apa keuntungan yang akan didapatkan perusahaan jika kamu lolos misalnya. Akhiri surat lamaran dengan sopan dan pastikan perusahaan tahu kalau kamu bisa dihubungi kapanpun.

Baca Juga  Seleksi Beasiswa LPDP 2017 Sudah Digelar. Inilah 6 Alasan Kenapa Kamu Harus Segera Lamar!

6. Penulisannya nggak sesuai dengan kaidah bahasa surat yang benar, ini alasan penting yang menyebabkan surat lamaranmu ditolak

tata bahasa kacau via www.thebalance.com

Bahasa adalah unsur penting yang harus diperhatikan dalam penulisan surat lamaran. Jika kamu menggunakan tata bahasa yang keliru, baik bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia ketika membuat surat lamaran kerja, maka hal ini menunjukkan pada perusahaan bahwa kamu nggak memiliki keterampilan bahasa yang baik yang benar. Perusahaan akan mengenali ini sebagai kecerobohan dan akan melewatkan surat lamaranmu lantas membaca milik untuk orang lain yang dinilai lebih siap.

7. Menggunakan satu surat lamaran kerja untuk beberapa lowongan pekerjaan. Ini kesalahan fatal sih…

satu untuk semua via rocketmanajemen.com

Surat lamaran kerja yang ditulis untuk melamar sebagai marketing tentu berbeda dengan surat lamaran kerja yang ditulis untuk menjadi programmer. Persyaratannya berbeda, kualifikasi yang dibutuhkan berbeda, tentu saja informasi yang kamu berikan harus berbeda. Kemampuanmu membuat kopi yang enak hanya berguna jika kamu melamar sebagai barista, tapi nggak berguna jika kamu melamar sebagai akuntan, bukan? Belum lagi jika kamu sampai lupa mengganti tanggal surat dan nama perusahaan yang dituju. Duh, jangan sampai deh!

8. Penulisan surat lamaran nggak disusun dengan rapi, gimana mau baca kalau formatnya berantakan begini?

format berantakan via job-like.com

Untuk surat lamaran kerja fisik, kesalahan terakhir adalah kamu kurang memerhatikan jenis dan ukuran huruf, jarak spasi, batas (margin), serta jenis kertas yang digunakan sehingga surat lamaran yang kamu ketik nggak rapi. Ketidakrapian ini membuat perekrut dengan cepat membuang surat lamaran kerjamu karena mengasumsikan bahwa kamu orang yang nggak kompeten. Untuk menghindari kesalahan ini, buatlah surat lamaranmu dengan memerhatikan hal-hal berikut:

  • Jenis huruf standar dan formal, yaitu Times New Roman, Arial, atau Trebuchet MS berukuran 11 atau 12 ppt.
  • Jarak spasi 1 atau 1,5.
  • Jenis kertas A4.
  • Batas (margin) atas, kanan, bawah, dan kiri standar, yaitu 1 inci (2,54 cm).
Baca Juga  Cek Kesiapan Mentalmu di Sini! Sudah Siap Jadi Bos atau Masih Betah Jadi Karyawan Selamanya

Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan yang Hipwee Sukses paparkan di atas, besar kemungkinan surat lamaran kerjamu berikutnya akan lebih baik sehingga peluang dipanggil untuk tahap tes berikutnya semakin besar. Jangan lupa untuk selalu mengeceknya sebelum dikirimkan ke perusahaan tujuan, ya!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Referensi

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *