Berlatih Jujur Pada Hatimu Sendiri, Yuk! Coba Jawab Pertanyaan Soal Mencintai atau Dicintai Apa Adanya Ini!

[ad_1]

Jadi, kamu lebih setuju sama pendapat yang mana nih?

a. Cintai apa adanya atau

b. Jangan cintai aku apa adanya kayak lagunya Tulus

Dan kamu lebih setuju sama pendapat yang mana nih?

a. Don’t judge the book by its cover or

b. Cover itu penting lho untuk kita menilai isi buku, soalnya di cover itu kan ada judul, pengarangnya, gambar ilustrasinya, ringkasan bukunya juga ada.

Kamu pernah ngalamin situasi kaya gitu, kamu sama temen kamu selisih paham tentang suatu hal. Terus kalian sama-sama “keukeuh” sebenernya sih nggak ada yang salah dan nggak ada yang paling bener. Ini tergantung sudut pandang kalian masing-masing. Itulah pentingnya kita open minded, karena kita bisa tahu berbagai hal dengan sudut pandang yang berbeda-beda.

Kayak yang pernah dicontohin sama Billy Boen di bukunya “Young on Top”. Misalnya nih, kamu sama temen kamu diminta untuk mendeskripsikan sebuah handphone, tapi kalian memandang pada sudut pandang yang berbeda. Teman kamu memandang di sudut pandang bagian belakang handphone, sedangkan kamu memandang di sudut pandang bagian depan handphone, pasti kalian akan memiliki pandangan yang berbeda.

Teman kamu akan mendeskripsikan handphone itu ada bulatan kecil (kamera), ada lubang-lubang kecil (speaker)nya, ada merknya, cuma itu aja. Terus kamu ngotot nggak gitu kok. Handphone itu, kalau kita swap layarnya warna-warni terus ada banyak tombol menunya.

Intinya, kalian berdua nggak ada yang salah dan nggak ada yang paling bener. Kalian mendeskripsikan apa yang ada pada sudut pandang kalian dengan benar. Jadi kalau kalian ketemu sama situasi ini, coba deh posisikan diri kalian di posisi temen kalian. Kalian pasti bisa ngerti kenapa temen kalian punya pendapat yang berbeda sama kalian. Itulah pentingnya open minded, kalian bisa melihat dunia dengan sudut pandang yang berbeda-beda.

Baca Juga  6 Hal yang Bikin Kamu Jadi Pribadi yang Luar Biasa. Meski Cantikmu Biasa Aja

Saya pernah mengalami situasi ini, ketika suatu hari saya ngerasa terinspirasi dan langsung ngepost kata-kata dari Andrea Hirata, “Kegagalan adalah kebodohan yang dipelihara”, lalu temen saya langsung protes “Nggak boleh gitu dong, itu namanya kamu mematahkan semangat orang-orang yang mau sukses, karena kegagalan itu adalah sukses yang tertunda”.

Saya pikir dia memang benar, dan saya juga memercayai bahwa “kegagalan itu sukses yang tertunda”. Cuma, waktu itu saya memang lagi berada di sudut pandang yang berbeda. Waktu itu saya berpikir, “Bener juga sih, kenapa aku gagal lagi ya, pasti ada kesalahan”, dan karena saya terinspirasi sama quotenya Andrea Hirata, saya jadi semangat untuk mencari kebodohan apa yang terus berulang saya lakukan, supaya nggak saya ulangi lagi untuk berhasil ke depannya.

Sama halnya kayak saya setuju sama kita tuh harus mencintai apa adanya dan menerima segala kelebihan dan kekurangan pasangan kita. Tapi saya juga percaya kalau kita jangan hanya mencintai apa adanya dan kita harus mendukung pasangan kita untuk menjadi lebih baik lagi ke depannya. Terus saya juga setuju kalau kita jangan menilai seseorang hanya dari penampilannya aja, don’t judge a book by its cover, karena dalam hati siapa yang tahu?

Tapi saya juga setuju, kita harus memperbaiki performance appearance atau penampilan luar kita, karena pasti yang pertama terlihat adalah cover kita, nggak mungkin kan kita wawancara kerja tampil apa adanya dengan celana pendek dan kaos t-shirt. Jadi, sebelum kita nge-judge pendapat orang, ada baiknya kita coba posisikan pandangan kita di sudut pandang orang lain. Jangan terlalu jadi orang yang “keukeuh”. Just out of the box!

[ad_2]
Baca Juga  Biar Nyalimu Tak Langsung Ciut, 5 Kenyataan Dunia Kerja Ini Perlu Kamu Tahu

Sumber

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *