Berprestasi di Usia Muda Ala Hanif Sulthoni, Penulis Muda 16 Tahun yang Bakal Bikin Kamu Iri!

Hanif Sulthoni adalah seorang Penulis muda yang masih berusia 16 tahun. Di usianya yang masih terhitung remaja, Ia telah berhasil menerbitkan dua buah novel dan beberapa puisi.

Kegemaran Hanif untuk menulis berawal ketika ia melihat anak-anak sebayanya dapat menerbitkan sebuah buku. Merasa tertantang, Hanif mulai giat untuk menulis naskah. 

Setiap sehabis pulang sekolah, Hanif kerap menghabiskan waktunya untuk menulis naskah. Hal tersebut membuat kedua orang tuanya merasa khawatir melihat Hanif yang selalu duduk di depan komputer selama berjam-jam. Hanif tidak pernah menceritakan ambisinya untuk menjadi seorang penulis pada siapapun.

Hingga akhirnya, ketika Hanif duduk di kelas 6 Sekolah Dasar, Ia mendapat kabar bahwa naskahnya akan diterbitkan. Kedua orang tua Hanif merasa bangga atas pencapaian anaknya.

Setelah berhasil dengan novel pertamanya, Hanif terus menerbitkan novel-novel berikutnya. Selain menulis novel, Hanif juga gemar menulis sebuah puisi dan cerita pendek.

Ada fakta menarik lho! Hanif menjelaskan bahwa dirinya belum pernah mengikuti kelas untuk menulis. Semuanya ia pelajari secara otodidak.

Beberapa novel karya Hanif yang telah diterbitkan adalah KKPK My Amazing Adventure, Penerbit Mizan (2013) dan Bintang Kecil : Gara-Gara Mesin Waktu, Penerbit Bentang Belia (2013)

Nah, untuk kamu yang ingin menjadi seorang penulis, ada beberapa tips nih dari Hanif agar naskah-mu dapat diterbitkan. Yuk simak :

1. Membaca karya orang lain
Dengan membaca karya orang lain, kita dapat mengetahui bagaimana cara untuk menulis yang baik dan benar. Selain itu, kita bisa mendapatkan ide untuk menulis lho! Tapi, kita tidak boleh menjiplak karya orang lain ya.

2. Selalu melakukan riset tentang topik yang sedang kita angkat

Melakukan riset adalah hal yang wajib untuk kita lakukan. Jangan sampai topik yang sedang kita bahas tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Baca Juga  Menurut CEO-CEO Dunia, 8 Hal Ini Harus Kamu Lakukan Di Usia 20-an. Sebelum Kepala Tiga Menjelang

3. Melakukan double check sebelum menulis naskah

Sebelum memulai untuk menulis sebuah naskah, kita perlu melakukan cek ulang terhadap tema & cerita yang akan kita angkat.  Apakah tema & cerita yang akan kita tulis sudah pernah diangkat oleh penulis lainnya.

4. Rajin menulis
Ya! Rajin menulis adalah kunci utama untuk menjadi penulis sukses. Dengan rajin menulis, skill menulis kita akan terus terasah.

Itu dia beberapa tips dari Hanif. Semoga kisah hidup dan tips yang telah Hanif berikan dapat menginspirasi generasi muda Indonesia.

Referensi

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *