Ide Startup Menarik Minggu Ini – 25 Maret 2017

Hai, pembaca setia Tech in Asia Indonesia! Kali ini, rubrik ide startup minggu ini kembali hadir ke tengah-tengah kamu dengan berbagai inovasi menarik yang telah dikumpulkan dari startup mancanegara. Deretan ide yang kami sajikan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kamu yang ingin terjun ke dunia startup dan merintis usahamu sendiri dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Di edisi kali ini, saya telah mengumpulkan beberapa ide usaha dari startup yang menarik untuk kamu simak. Mulai dari startup yang memungkinkan penggunanya membuat game VR sendiri, hingga startup yang membantu petani memperkirakan cuaca. Langsung saja kita simak ulasannya berikut ini!


Pantheon

Ide: Membuat game VR sendiri dengan mudah

Ide Startup Minggu Ini | Pantheon

Membuat sebuah video game memang bukan perkara mudah, apalagi membuatnya dalam dimensi VR (Virtual Reality). Pembuat game akan menghabiskan berjam-jam untuk merancang dunia serta objek yang ada di dalamnya sebelum menguji game yang ia buat tersebut. Selain itu, pembuat game juga harus mengetahui jenis mekanisme game seperti apa yang benar-benar menarik dan cocok untuk dimainkan di VR.

Melihat permasalahan ini, Pantheon berusaha untuk mempermudah proses panjang pembuatan game VR dengan merancang sebuah tool pembuat game VR. Tool ini akan memungkinkan kamu untuk membuat sebuah objek dengan mudah serta memberikannya tekstur agar dapat digunakan di dalam dunia VR.

Para kreator dapat memublikasikan game VR mereka di platform Pantheon, yang diharapkan dapat menjadi pusat game VR kasual terbaik di dunia. Hingga sekarang, telah ada sepuluh game yang dibuat dengan Pantheon, dan akan terus berkembang.


Neema

Ide: Menjangkau kalangan unbanked (tidak terjangkau oleh bank)

Ide Startup Minggu Ini | Neema

Neema memungkinkan semua orang untuk mencairkan uang dari lembar cek menggunakan smartphone mereka, mengirimkan uang kepada keluarga yang berbeda negara, dan memungkinkan kalangan unbanked untuk memiliki kartu debet sendiri. Startup ini menghadirkan kemudahan bagi para kalangan unbanked untuk bergabung dengan masyarakat perbankan dunia sekaligus menghindari biaya yang akan dikeluarkan ketika mereka ingin mencairkan cek yang mereka punya, melakukan transfer via Western Union, dan aktivitas perbankan lainnya.

Baca Juga  Bedah Kerja Sama Developer Indie dan Penerbit Game di Tech in Asia Gametalk #3!

Neema akan bermitra dengan bank, layanan pengiriman uang, dan penyedia kartu debit untuk menyajikan layanan perbankan yang aman dan nyaman. Hingga sekarang, Neema telah berhasil menghasilkan pendapatan hingga US$30 ribu (sekitar Rp400 juta) dari seribu penggunanya di Israel, dan berencana untuk meluncurkan layanan mereka di Amerika Serikat untuk menghancurkan dominasi para perusahaan penyedia layanan finansial yang terus menggerus uang mereka yang membutuhkan.


Intugine Technologies

Ide: Cincin pengendali perangkat pintar

Pernahkah terbayang bahwa kamu memiliki sebuah cincin yang berkekuatan luar biasa? Bukan, kita tidak sedang membicarakan cincin buatan Sauron yang akan membantumu menguasai Middle-earth. Kita sedang membicarakan tentang sebuah cincin yang akan mampu untuk mengendalikan seluruh perangkat pintar di rumahmu.

Tidak hanya itu, Cincin hasil rancangan oleh lima orang pemuda berusia 23 tahun dari India. Perangkat yang didesain oleh Intugine Technologies ini akan memungkinkan kamu untuk mengendalikan smartphone, PC, dan perangkat pintar lainnya.

Memperkenalkan, Nimble. Cincin ini di desain untuk memiliki diameter yang fleksibel, jadi semua orang dapat menggunakannya. Nimble memiliki sebuah tombol kecil di atasnya yang akan menghubungkan cincin ini dengan aplikasinya ketika tengah kamu aktifkan.

Cincin ini terkoneksi melalui Bluetooth dengan smartphone kamu dan akan memberikanmu kebebasan untuk mengendalikan perangkat pintar apapun yang ada di dalam rumah. Nimble bukan sihir, perangkat ini hanya memanfaatkan gestur yang dilakukan oleh penggunanya untuk berinteraksi dengan perangkat tersebut. Kapan lagi kamu bisa mengendalikan perangkat pintar di rumahmu layaknya seorang Jedi?


Cowlar

Ide: “Fitbit” untuk sapi

Ide Startup Minggu Ini | Cowlar

Sekilas, nama produk ini cukup cerdik, namun ternyata fungsinya jauh lebih pintar dari namanya. Cowlar adalah sebuah kalung khusus untuk sapi yang akan mencatat data suhu tubuh, aktivitas, dan data lain dari sapi yang akan digunakan oleh peternak. Kalung ini mampu mendeteksi penyakit pada sapi seperti penyakit kuku dari cara berjalan mereka, atau mengidentifikasi kehamilan sapi dan masa produksi susu mereka.

Baca Juga  Menteri Perhubungan Siap Atur Batasan Tarif untuk Uber, GrabCar, dan GO-CAR

Cowlar dibanderol dengan harga US$69 (sekitar Rp920 ribu) per sapi dengan sistem berlangganan seharga US$3 (sekitar Rp40 ribu) per bulan. Dengan kekuatan tenaga surya, perangkat ini akan memungkinkan penggunanya untuk mengakses data sapi kapanpun mereka membutuhkannya.

Hingga kini, Cowlar sudah terpasang pada enam ratus sapi, 7200 sapi masih berada di antrean calon pengguna, dan berhasil mendeteksi 103 sapi yang sakit. Dengan perangkat ini, para peternak akan sangat terbantu untuk mengontrol apa saja yang terjadi pada sapi-sapi yang ada dan melakukan upaya pencegahan lebih dini apabila sebuah penyakit terdeteksi.


Vinsight

Ide: Sistem informasi terpadu dan prakiraan cuaca untuk petani

Ide Startup Minggu Ini | Vinsight

Dengan kekuatan machine learning, pencitraan satelit, data cuaca, dan banyak data lainnya, Vinsight menyajikan sistem informasi terpadu dan prakiraan cuaca untuk petani yang empat kali lebih akurat dari metode yang lama. Petani Amerika Serikat merugi hingga US$11 miliar (sekitar Rp147 triliun) per tahunnya karena buruknya sistem prakiraan cuaca dan pencatatan inventori yang hanya mereka lakukan dengan pensil, kertas, dan intuisi mereka. Dengan cuaca yang tidak menentu, hasil kebun mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Ini berakibat kepada penurunan pendapatan yang drastis.

Vinsight berharap dengan kehadiran mereka, petani dapat kembali produktif dan dapat melakukan pencatatan yang baik dan benar serta menanggulangi kendala cuaca yang akan mereka hadapi sepanjang tahun dengan optimal. Vinsight memerlukan biaya US$12 (sekitar Rp160 ribu) per hektar dan telah digunakan oleh salah satu kebun anggur terbesar di dunia dan produsen almon terbesar ke-dua di dunia.


(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

The post Ide Startup Menarik Minggu Ini – 25 Maret 2017 appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Baca Juga  Setelah Instagram, Facebook Kini Buat Fitur Tiruan Snapchat dalam WhatsApp

Referensi

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *