Jadi Orang yang Ngomong Ceplas-ceplos, 8 Hal Ini Pasti Kerap Kamu Rasakan Tiap Harinya

[ad_1]

Jadi orang yang ceplas-ceplos itu rasanya nano-nano. Kadang dipuji karena bicara jujur, namun lebih sering dibenci karena terlalu jujur dan menyakitkan. Ketika ada orang yang memberikan nasehat padamu untuk lebih mengontrol ucapanmu, kamu akan berdalih bahwa apa yang kamu katakan adalah hal yang jujur. Namun bukan berarti kamu bisa seenaknya.

Jadi orang yang ceplas-ceplos memang tak selalu menyenangkan, dan 8 hal ini pasti pernah kamu rasakan. Suka dukanya jadi orang yang kadang tidak bisa menyaring ucapannya sendiri.

1. Jadi cewek yang ngomongnya ceplas-ceplos kerap membuatmu malu sendiri. Kamu memang susah untuk tidak mengomentari orang lain

susah buat nggak banyak komentar

susah buat nggak banyak komentar via www.gurl.com

Liat deh Mbaknya yang lagi antri di kasir, pakai bajunya nabrak begitu. Masa bajunya pink, roknya hijau

Sst jangan keras-keras ngomongnya. Tuh ‘kan orangnya nengok ke kita!

Ya beginilah jadi orang yang ceplas-ceplos, selalu ada hal dari orang lain yang ingin kamu komentari. Tak selalu hal-hal yang aneh, kamu juga dengan mudahnya memuji sesuatu yang kamu anggap baik dan sesuai seleramu. Pokoknya, kalau ada yang menarik, kamu selalu tidak tahan untuk tidak mengomentarinya.

Celetukanmu itu memang murni dari dalam hati, namun kamu jadi malu sendiri bila orang yang kena komentarmu mendengarnya langsung. Ingin menahan pun rasanya sulit, karena itu memang sifat bawaan lahir. Niatmu juga hanya sekadar bercanda, tapi tak jarang membuatmu malu sendiri karena tak bisa diam dan membuat orang lain memandang sebal ke arahmu.

2. Selain itu, sifatmu yang tidak bisa menutupi apa-apa ini kerap menyakiti orang lain. Setelahnya, kamu hanya bisa menyesal

ucapanmu sering menyakiti

ucapanmu sering menyakiti via hellogiggles.com

Orang yang ceplas-ceplos itu memang terkenal tidak bisa bungkam mengenai hal apapun. Kamu akan langsung to the point mengenai hal apa yang kamu rasakan. Dan tidak jarang kamu mengatakannya dengan gambalng, dan nyaris kasar. Kamu tak mempertimbangkan kata-kata yang keluar dari mulutmu sebelumnya.

Baca Juga  Stop Mengeluh Bahwa Hidup Ini Tidak Adil! Jika Terus Begini, Pantas Saja Kamu Dicap Sebagai ABG Labil :)

Niatmu memang baik, mengutarakan apa yang menurutmu mengganjal dalam hati, namun kamu tidak pernah mempertimbangkan apakah hal itu akan membantu atau malah membuat orang lain sakit hati terhadap ucapanmu. Barulah setelah kamu puas berbicara dan melihat reaksi orang lain, kamu baru tersadar jika apa yang kamu bicarakan menyinggung hatinya. Sekalipun niatmu tidak ingin menyakiti dan malah ingin terbuka.

3. Kamu pun sering dianggap tak bisa menempatkan diri. Kejujuranmu sering tidak pada tempatnya

Kadang tak bisa menempatkan diri via www.logancoleblog.com

Buatmu, kejujuran adalah hal yang utama. Apapun tentunya lebih baik jika dikatakan dengan jujur dan tidak menutupi apapun. Sayangnya, kamu kerap tak menyadari bahwa kejujuranmu sering tidak pada tempatnya.

Kadang kamu memang lebih baik diam daripada berbicara tapi malah membuat orang lain sakit hati. Kejujuran yang tidak pada tempatnya selain bisa menyakiti juga akan membuatmu seperti tak bisa merasakan kepekaan terhadap sekitar. Yang ada, orang jadi malas meminta pendapatmu.

4. Banyak teman yang kemudian menjauh karena sifatmu yang ceplas-ceplos ini. Tapi mereka yang tahan bersamamu adalah orang yang sabar

nggak bisa kontrol omongan

nggak bisa kontrol omongan via www.lovethisgif.com

Jadi orang yang ceplas-ceplos tentu bukan keinginanmu, apalagi kalau kemudian jadi dijauhi teman karena kamu memang tidak bisa menyaring apa yang sebelumnya akan akan kamu katakan. Kamu yang selalu mengatakan secara blak-blakan dan lebih cenderung jujur ini dipandang sering menyakiti hati orang. Mana ada sih, orang yang betah berteman dengan orang yang bicaranya kelewat jujur dan tak pandang bulu.

Kamu yang ceplas-ceplos ini pun memang tetap memiliki teman, tapi jelas mereka adalah orang yang sudah terbukti tahan banting dan paham denganmu seratus persen. Mereka khatam betul tabiatmu yang suka mengomentari orang lain dengan asal, dan selalu bicara apa adanya meskipun itu menyakitkan. Bersyukurlah memiliki teman seperti mereka.

Baca Juga  5 Hal Ini Pasti Sudah Sering Kamu Rasakan, Wahai Orang-Orang Introvert

5. Namun orang ceplas-ceplos sepertimu adalah seseorang yang penuh dengan perhatian

Tapi kamu juga orang yang perhatian via dylandsara.com

Tak selalu menyebalkan, orang yang gambalng seperti kamu adalah orang yang baik, lho. Kamu pun sebetulnya perhatian dengan orang lain, makanya kamu selalu mengatakannya dengan jujur dengan niatan agar orang tersebut mau berbenah. Namun kadang kejujuranmu tak selalu dipandang baik.

Tak mengapa, memang itulah kelebihan sekaligus kekuranganmu. Kejujuran memang kerap terdengar pahit, tapi itulah caramu menyayangi orang lain. Buat apa menutupi sesuatu yang pada akhirnya akan menimbulkan dampak yang lebih besar. Lebih baik jujur karena memang seperti itu keadaannya.

6. Kamu juga mudah untuk kenal dengan orang lain, sekalipun belum pernah kamu temui. Kamu selalu tahu cara memulai obrolan

Mudah membuka obrolan via tandshughesphotography.com

Sifatmu yang ceplas ceplos, jelas tak menjadikanmu sebagai pribadi yang pemalu. Beruntungnya kamu jadi mudah berkenalan atau bahkan dekat dengan orang baru. Tak heran, kamu adalah orang yang punya banyak bahan obrolan. Tak hanya itu, kamu juga paling tahu bagaimana cara memulai obrolan, tanpa takut terasa canggung.

Asalkan komentar-komentar negatif tentang orang yang baru kamu kenal ditahan dulu ya. Kalau enggak, ya sama aja cari musuh baru..

7. Tak bisa dipungkiri kalau kamu adalah orang yang konsisten. Kalau menurutmu bagus, kamu akan katakan bagus, begitu juga sebaliknya

Kamu adalah orang yang konsisten via www.logancoleblog.com

Berbanggalah menjadi seseorang yang ceplas-ceplos, karena kamu termasuk dalam golongan orang yang selalu konsisten dalam hal apapun. Apa yang menurutmu bagus, akan kamu katakan bagus, begitu juga sebaliknya, apa yang buruk buatmu akan kamu katakan buruk. Kamu tidak bisa pura-pura baik padahal di dalam hati kamu menyimpan sesuatu yang mengganjal.

Baca Juga  Biar Temanmu Nggak Itu-itu Melulu, Yuk Lakukan 8 Hal Sederhana Ini Buat Dapetin Teman Baru

Kamu pun tidak bisa basa-basi. Ya apa yang ada di otakmu, itulah yang langsung kamu katakan tanpa melibatkan hati, apakah itu baiknya dikatakan atau tidak. Apa yang kamu katakan memang tak selalu menyenangkan, tapi yang pasti, kamu mengatakannya dengan terbuka.

8. Dan jadi cewek yang ngomongnya ceplas-ceplos adalah cewek yang apa adanya. Kamu patut berbangga pada dirimu sendiri

harus tetap bangga dengan dirimu sendiri

harus tetap bangga dengan dirimu sendiri via www.tumblr.com

Kamu patut berbangga dengan dirimu sendiri, menjadi seseorang yang ceplas-ceplos dan apa adanya. Kamu tidak pernah berusaha menjadi seperti orang lain, sekalipun kamu kerap dijauhi dan membuat orang tersinggung. Tak apa, kamu berkata jujur kok. Walaupun itu menyakitkan, setidaknya kamu tidak pernah menutupi sesuatu hanya demi melindungi hal yang tak selayaknya.

Kamu tak perlu merasa sedih dengan keadaanmu, yang kamu butuhkan hanyalah lebih peka terhadap keadaan orang lain. Memang benar apa kata pepatah bahwa kejujuran tak selalu mengantarkan kemujuran. Jadilah lebih dewasa dan lebih mampu mengontrol ucapanmu sendiri. Bukan untuk melindungi orang lain, tapi untuk melindungi dirimu sendiri.

Kamu memang tidak bisa memaksa orang lain untuk bisa menerima sifatmu yang ceplas-ceplos ini. Namun bukan berarti sifatmu ini menjadikanmu seseorang yang patut dijauhi, apalagi apa yang kamu katakan adalah kejujuran. Namun yang pasti, kamu harus lebih peka pada sekitar, agar tak lebih banyak menyakiti orang.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

[ad_2]
Sumber

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *