Kerugian Kalau Kamu Jadi Orang yang Penuh Keraguan. Jika Begini, Bagaimana Mau Menata Masa Depan?

Karakter yang berbeda – beda dari setiap individu terkadang memicu terciptanya sebuah masalah. 

Orang sabar akan lebih bisa menahan emosi dalam dirinya untuk hal yang dianggap hanya buang – buang tenaga jika ia menanggapi hal yang sebenarnya sepele namun terlalu dibesar – besarkan. Awalnya orang sabar akan mencoba memahami apa yang menjadi sumbu dari sebuah perselisihan paham sampai ia memastikan ia tidak memantik api terlebih dulu yang menyebabkan masalah ini menjadi semakin menimbulkan kobaran api yang lebih besar. 

Bahkan seorang yang sabar akan memilih untuk menahan diri untuk melontarkan ucapan – ucapan offense yang juga berhubungan dengan cara menyikapi masalah dirinya dengan orang yang bersangkutan.

Entah kenapa orang yang sabar juga berkali – berkali menganggap enteng berbagai ucapan random dari orang lain yang sebenarnya itu juga bersifat frontal dan menyinggung. Mungkin perasaan dan sikap pemaaf yang secara alami lebih menguasai situasi dirinya saat itu. 

Jika menurut logika sifat pemaaf dari seorang penyabar adalah faktor dominannya, secara pengetahuan dan penelitian sebuah studi oleh para ahli psikologi, mungkin kalian juga sering mendengar atau membaca sebuah fakta hasil penelitian yang menyebutkan bahwa seseorang pandai mengatur kondisi emosi dalam dirinya adalah tanda bahwa seseorang tersebut tergolong seseorang yang cerdas.

Silahkan kalian lebih meyakini pendapat yang mana, namun yang jelas kedua hal itu sedikit banyak juga memiliki kaitan dengan sisi psikologis seorang penyabar. Kebanyakan orang yang mendapatkan kesabaran itu malah terkesan meremehkan dan memanfaatkan sisi sabar seorang tersebut. 

Padahal memang jelas, untuk menjadi sabar itu tidak mudah. Hanya orang – orang tertentu saja yang bisa melakukannya dengan baik dan tanpa umpatan – umpatan kecil setelahnya. Sebagian orang menganggap orang yang sabar itu tidak mempunyai sisi ketegasan. Ingat, jangan sampai salah tafsir untuk diamnya seorang penyabar. 

Baca Juga  Kenali Gaya Kepemimpinanmu di Sini! Kamu Itu Seorang Leader atau Sekadar Bos, Sih?

Pepatah juga sering mengatakan bahwa sabar itu ada batasannya, dan memang benar seorang yang terkenal akan kesabarannya pun juga memiliki batas sabarnya sendiri. Ibarat berbagai ucapan dan hasutan yang datang kepadanya itu ia anggap biasa saja karena itu hanyalah berupa sejumlah seonggok ucapan dan umpatan.

Namun ketika pada sebuah tempat atau wadah jika sudah overload dan tidak dapat menampung lagi pasti benda yang bertumpuk di dalamnya akan meluber keluar. 

Begitu juga dengan ketegasan yang dibalut dengan kesabaran seseorang itu akan berubah menjadi sebuah ketegasan dan tidak kenal toleransi ketika batas sabarnya sudah terlampaui. Jika seseorang yang membuat kesabarannya habis itu terlihat seperti tersedak ataupun tersentak kaget, itulah konsekuensi yang harus ia terima karena meragukan sebuah ketegasan dari seorang penyabar.

Bahkan jika seseorang dirinya lah yang lebih berkuasa, ledakan emosi dan ketegasan dari seorang penyabar pun bisa membungkam mulutnya rapat – rapat. Dan juga tidak menutup kemungkinan, sebuah ketegasan penuh darinya bermakna untuk tidak memberikan kesempatan untuk memaafkan lagi.

Referensi

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *