Luncurkan Fitur Live Content, Yogrt Terapkan Penyaringan Konten dan Talent

Aplikasi social discovery berbasis lokasi, Yogrt, belum lama ini mengumumkan fitur terbarunya yakni Live Content. Melalui fitur ini, pengguna Yogrt bisa melakukan siaran video secara live.

Menurut Head of Operations Yogrt, Damayantri Permata Arif, fitur Live Content ini disajikan demi mengikuti perkembangan kebutuhan pengguna. Selama ini, pengguna Yogrt hanya bisa berinteraksi melalui teks dan image, serta video pendek.

“Sekarang dengan teknologi live interaktif seperti ini, menjawab kebutuhan mereka. Untuk meningkatkan interaksi mereka lebih tinggi di Yogrt. Selain itu juga terkait dengan rencana memberdayakan sepuluh ribu talent itu sendiri. Mendorong mereka agar bakat anak-anak muda ini tersalurkan. Supaya mereka bisa membagikan konten-konten inspiratif dan bermanfaat bagi pengguna Yogrt,” ujar Damayantri ketika dikonfirmasi Tech In Asia Indonesia.

Meski begitu, fitur Live Content tak bisa digunakan secara spontan oleh pengguna. Mereka yang tertarik menggunakan fitur ini, harus mendaftar terlebih dahulu sebagai calon talent. Damayantri menilai mekanisme penyaringan ini merupakan upaya yang mereka lakukan agar bisa bersaing dengan aplikasi sejenis.

yogrt | foto 1

Dengan adanya penyaringan ini, kata Damayantri, pihaknya bisa memastikan konten yang disajikan merupakan konten yang aman dan berkualitas. Sedangkan mengenai pendaftaran menjadi talent Live Content, ada beberapa cara yang disediakan pihak Yogrt. Cara pertama yakni melalui email support@yogrt.co dan cara kedua melalui aplikasi di menu Contact Us/Hubungi Kami.

“Selain itu bisa langsung bertemu saat kita mengadakan roadshow di beberapa tempat. Untuk info roadshow ini pastinya akan diumumkan di aplikasi Yogrt,” ucapnya.

Setiap calon talent yang mendaftar, kata Damayantri, akan melalui proses penyaringan. Pihaknya melakukan penilaian bakat, profil, dan pengalaman calon talent. “Lalu kita juga perlu mengenal calon talent lebih jauh, baik itu dengan ngobrol langsung maupun lewat media lain seperti video call. Intinya kita akan benar-benar memeriksa semua elemen dari Live Content ini. Dari mulai talent-nya sendiri sampai konten-kontennya, supaya bisa memastikan bahwa konten yang kita sajikan nanti adalah konten yang aman dan berkualitas,” jelasnya.

Iming-iming virtual gift

yogrt | screenshot

Beberapa tampilan baru aplikasi Yogrt: Timeline (kiri), Game (tengah), Quiz (kanan)

Pengguna yang lolos seleksi menjadi talent Yogrt tak hanya mendapatkan akses untuk memakai fitur Live Content. Mereka juga berpeluang mendapatkan virtual gift dari pemirsanya yang nantinya bisa ditukarkan dengan uang.

“Di Yogrt ada sistem virtual gift. Talent berkesempatan mendapatkan apresiasi dari para pengguna. (Virtual gift) bisa dicairkan,” kata Damayantri. Meski menjamin virtual gift itu bisa ditukar dengan uang, Damayantri tak menyebutkan berapa minimum gift yang bisa dicairkan.

Lantaran berpeluang mendapatkan penghasilan, Yogrt pun cukup ketat menerapkan aturan pada para talent. Mereka yang sudah terpilih, dilarang menyiarkan konten-konten negatif seperti yang berbau pornografi, SARA, hate speech, dan kalimat bernada provokatif atau menyudutkan pihak tertentu.

“Tentunya konten-konten yang sudah jelas melanggar hukum dan norma tidak diperbolehkan. Kita ingin konten yang disajikan inspiratif, menyenangkan bagi pengguna yang menyaksikan,” tuturnya.

Aplikasi Yogrt pertama kali diluncurkan pada tahun 2014 dengan mengusung konsep sebagai wadah social discovery berbasis lokasi. Hal ini memungkinkan semua pengguna Yogrt mendapat kesempatan terhubung dan berteman berdasarkan kedekatan jarak tanpa harus follow atau approve request  pertemanan terlebih dahulu. Hingga kini, Yogrt telah mengantongi lima juta pengguna.

“Pendekatan ini tentunya mendobrak sistem media sosial konvensional yang menciptakan elitisme. Yogrt hanya tersedia untuk pasar Indonesia. Mayoritas pengguna Yogrt berada pada target market yang paling berkembang, di kelompok 18-30 tahun, yang tersebar di kota-kota di Indonesia,” kata Co-Founder of Yogrt, Jason Lim.

Mengenai berapa nilai investasi yang ditanam untuk mengembangkan aplikasi ini, Jason enggan menjelaskannya. Ia hanya memastikan pihak manajemen dan para stakeholder Yogrt berkomitmen mengembangkan aplikasi ini menjadi aplikasi media sosial yang besar di Indonesia.

(Diedit oleh Septa Mellina)

The post Luncurkan Fitur Live Content, Yogrt Terapkan Penyaringan Konten dan Talent appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Baca Juga  Mengenal Rianti Hidayat, Artis Indonesia di Balik The Legend of Zelda: Breath of the Wild

Referensi

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *