March Ajak Kamu Melihat Isu Populer dari Sudut Pandang Berbeda

[ad_1]

Dari sekian banyak informasi yang membanjiri media pada saat ini, mungkin ada kalanya kamu tidak berhasil menemukan informasi yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tertentu. Berawal dari keinginan untuk mengungkap berita-berita yang jarang diangkat oleh media mainstream, Aldo Marchiano Kaligis beserta sembilan orang rekannya kemudian mendirikan March pada Oktober 2016.

Lewat March, mereka ingin menyajikan berita yang sifatnya tidak terikat dengan waktu, akrab dengan kehidupan masyarakat, dan tetap memperhatikan kode etik jurnalisme. Di antaranya memastikan kalau berita tersebut tidak berisi kabar bohong atau hoaks.

“Kami memfilosofikan March sebagai sebuah media yang dinamis dan terus bergerak bersama-sama dengan masyarakat yang juga terus berubah seiring dengan perkembangan waktu. Selain itu, nama ini juga kami asosiasikan dengan market target kami yang memang diisi oleh generasi muda yang selalu aktif dan penuh rasa ingin tahu,” tulis March saat dihubungi oleh Tech in Asia Indonesia.

Topik yang diangkat March kebanyakan berhubungan dengan hal-hal yang tengah populer, atau seputar sosial dan budaya. Beberapa topik terbilang cukup kontroversial, dari mulai mengulik sosok Jonru yang ramai diperbincangkan di media sosial, kisah di balik industri game, hingga topik mengenai agama yang jarang disentuh.

Meskipun berbagai video buatan March sudah bisa diakses melalui situs resminya, saat ini mereka juga menggunakan Facebook, YouTube, dan Instagram untuk menyentuh lebih banyak kalangan. Semua video dikemas dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Menurut March, hal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan dengan profil pengunjung situsnya, juga sebagai proses untuk bisa masuk ke pasar internasional.

March Homepage | Screenshot

Tampilan homepage situs March

“Untuk ke depannya, kami memang memproyeksikan March untuk menjangkau pasar internasional, terutama negara-negara Asia Tenggara. Kami sangat berharap untuk bisa melakukan liputan di negara-negara tetangga untuk kemudian memperkenalkan March kepada masyarakat di sana,” tulis March lebih lanjut.

Baca Juga  5 Hal yang Patut Kamu Perhatikan demi Jaga Kesetiaan Pengguna Aplikasi Mobile

March menyatakan, konsumen berita mereka sebagian besar berusia antara 18 sampai 35 tahun. Sebagian besar datang dari Jakarta, Yogyakarta, dan Bandung. Selain itu, tim March juga melakukan promosi mulut ke mulut sehingga rekan-rekan mereka yang berada di Inggris, Belanda, dan Amerika Serikat juga sudah ada mengakses berita-berita dari March.

“Mayoritas dari penonton kami masih menggunakan smartphone sebagai perangkat utama mereka. Sehingga bisa dikatakan, kami memang cukup menitikberatkan video kami bagi para penonton yang juga termasuk ke dalam digital savvy people,” klaim March.

March Menu | Screenshot

Tampilan kategori di situs March

Mulai memikirkan strategi mencari dana

Semenjak diluncurkan pada tahun lalu, saat ini March masih beroperasi dengan modal pribadi. Artinya, segala biaya produksi konten dan operasional lain masih datang dari hasil patungan tim March. Untuk mendapatkan dana, mereka tengah menyiapkan semacam agensi periklanan yang memproduksi konten berbentuk video advertorial bernama Madvertise.

“Madvertise menerima jasa pembuatan video dari perusahaan lain, pelaku startup, hingga instansi pemerintahan. Namun, sedikit berbeda dengan digital content creator lainnya, Madvertise juga merupakan market integration agency.

“Dalam hal ini, setiap konten video yang diproduksi melalui Madvertise, semuanya akan diintegrasikan dengan value serta agenda March sebagai sebuah portal berita, untuk kemudian konten tersebut akan dirilis dalam bentuk video advertorial,” jelas March.

Walaupun tampak masih perlu dimatangkan, March berpotensi untuk bersaing dengan media online yang bermunculan. Dengan topik yang unik dan kemasan yang digemari anak muda, March berpeluang memberikan angin segar di tengah maraknya perang hoaks sambil mengedukasi para pemirsanya tentang isu-isu yang jarang diungkap.

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

The post March Ajak Kamu Melihat Isu Populer dari Sudut Pandang Berbeda appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Baca Juga  Sisi Gelap Industri Game di Indonesia (Bagian 2) – Dipecat Jam 4, Diusir Jam 5
[ad_2]
Sumber

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *