Marketplace Finansial Bareksa Peroleh Investasi dari Pemegang Saham Doku

Pada 6 April 2017, startup penyedia layanan marketplace finansial Bareksa mengumumkan investasi putaran pertama dari entitas pemodal yang dimiliki beberapa pemegang saham Doku, salah satu pelopor layanan epayment di Indonesia.

Melalui investasi yang diterima dari entitas bernama Gemilang Dana Sentosa tersebut, Bareksa berniat untuk melakukan upaya marketing secara tertuju, penambahan unit aset manajemen, peningkatan jumlah SDM, dan pengembangan platform agar semakin dikenal sebagai layanan marketplace dengan teknologi digital paling diandalkan di Indonesia.

Selain investasi dengan skema saham kepemilikan, kerja sama dengan investor ini bisa dikaitkan dengan pencapaian Bareksa bersama Doku sebelumnya di mana layanan transaksi reksa dana online Bareksa tersedia pula di aplikasi mobile wallet Doku.

Pihak investor yang diwakili oleh CEO Doku, Thong Sennelius mengungkapkan alasan mengapa pihaknya memilih untuk terus melanjutkan kerja samanya bersama Bareksa. Thong melihat Bareksa tidak hanya menjadi platform yang sekadar menyediakan produk fintech saja, tapi juga pada fokus pembelajaran yang cukup krusial agar masyarakat jadi melek pasar modal.

Menapaki target di tahun 2017

Target | Illustration

Dengan kolaborasi Bareksa yang intens antara pihak Doku dan entitas bentukan pemegang sahamnya, Co-Founder sekaligus Presiden Direktur Bareksa, Karaniya Dharmasaputra berharap kerja sama ini bisa menjadi sinergi yang ke depannya bisa mendorong jumlah investor reksa dana di Indonesia.

Lebih lanjut dalam acara konferensi pers yang diselenggarakan di Plaza Asia Office Park Jakarta Selatan, Karaniya Dharmasaputra mengungkapkan tiga target yang ingin mereka capai setelah perolehan investasi di putaran pertama.

“Target pertama kami adalah meningkatkan jumlah nasabah dari tiga puluh dua ribu menjadi menjadi seratus ribu orang. Salah satu upaya yang kami fokuskan untuk mencapai target tersebut adalah menyediakan kemudahan akses terhadap transaksi reksa dana” ungkap Karaniya.

Konpers Bareksa | Photo 1

Berikutnya target yang hendak dicapai Bareksa adalah peningkatan total dana yang diinvestasikan nasabah minimal mencapai Rp500 miliar dalam kurun waktu satu tahun ke depan.

Baca Juga  Update Baru Instagram Direct Mudahkan Kamu Berkirim Pesan dan Video Instan

Untuk target ketiga, Karaniya mengindikasikan keberadaan inisiatif unit bisnis fintech baru yang nantinya akan menjadi produk berikutnya dari Bareksa.

“Sedari awal, Bareksa didirikan sebagai marketplace finansial yang terintegrasi, di mana segmen reksa dana menjadi salah satu inisiatif prouk pertamanya. Ke depannya kami juga ingin meluncurkan inisiatif fintech baru yang bernaung di bawah bendera Bareksa. Untuk detail lebih lengkapnya, kami akan mengumumkannya dalam kurun waktu dua belas bulan ke depan.”

Ingin mengikuti sinergi marketplace jasa keuangan Yue Bao di Cina

fintech feature image

Sejak diluncurkan dua tahun lalu, Bareksa diakui telah mengalami pertumbuhan yang cukup pesat di mana situasi ini juga hampir bersamaan dengan makin bergairahnya teknologi jasa keuangan atau fintech di Indonesia. Dengan indikator positif yang dimiliki Bareksa, saat ini Karaniya mengakui adanya tantangan terkait dengan akses dan juga edukasi seputar pasar modal di tengah-tengah masyarakat.

Kendala ini juga diakui oleh Fithri Hadi, Director OJK yang kebetulan turut menghadiri acara peresmian investasi antara Bareksa dengan grup bentukan pemegang saham Doku. Fithri meyakini sinergi antara payment getaway dengan marketplace seperti Bareksa ini bisa menjadi upaya untuk merendahkan penghalang yang selama ini menjadi kendala bagi calon nasabah reksa dana.

Keberhasilan sinergi bisnis antara payment getaway dengan marketplace reksa dana sendiri bisa dicontohkan dari kesuksesan Alipay dan Yue Bao di Cina. Saat ini Yue Bao merupakan perusahaan investasi dengan pengelolaan reksa dana terbesar ketiga di dunia dengan total jumlah dana mencapai US$120 miliar (sekitar Rp1,6 kuadriliun) atau setara dengan empat belas persen total PDB Indonesia.

Dengan kerja sama yang terjalin antara Bareksa dengan Doku, harapannya kedua entitas fintech Indonesia ini bisa meningkatkan kualitas pelayanan dan pemahaman masyarakat tentang keberadaan peluang di pasar modal. Apabila sinergi keduanya bisa berjalan sukses, bukan hal yang tidak mungkin jika pencapaian Alipay dan Yue Bao di Cina kelak dapat direplikasi di Indonesia.

Baca Juga  [Update] Kumpulan Startup Fintech di Indonesia

(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

The post Marketplace Finansial Bareksa Peroleh Investasi dari Pemegang Saham Doku appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Referensi

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *