Persaingan Mengetat, Induk Perusahaan KreditGoGo Raih Tambahan Dana Rp20 M

Pada tanggal 23 Maret 2017, perusahaan pembanding produk finansial asal Malaysia Jirnexu mengumumkan kalau mereka telah mendapat tambahan pendanaan Seri A sebesar US$1,5 juta (sekitar Rp20 miliar). Investasi tersebut dipimpin oleh investor mereka sebelumnya DMP, serta diikuti oleh Gobi Partners dan OSK Ventures.

Di Malaysia sendiri, Jirnexu menghadirkan layanan dengan nama RinggitPlus. Sedangkan di Indonesia, mereka telah hadir sejak bulan Maret 2014 silam dengan nama KreditGoGo. Investasi terbaru ini seperti melengkapi pendanaan Seri A senilai US$3 juta (sekitar Rp40 miliar) yang mereka dapatkan pada bulan Mei 2016 yang lalu.

Kepada Tech in Asia, CEO Jirnexu Siew Yuen Tuck (YT) menyatakan kalau ia berniat untuk menghadirkan layanan yang bisa membantu para pengguna dari awal hingga akhir, ketika mereka menginginkan sebuah produk finansial. “Kami akan fokus mengembangkan kemampuan manajemen risiko (risk scoring), demi bisa lebih baik dalam memasangkan para pengguna dengan penyedia produk pinjaman atau asuransi,” ujar YT.

Hadirkan fitur baru di tengah maraknya persaingan

Pembanding Keuangan ASEAN

Bisnis perbandingan produk finansial di Indonesia sendiri telah cukup ramai. Selain KreditGoGo, di tanah air telah ada HaloMoney (yang merupakan anak perusahaan Compare Asia Group), iMoney, DuitPintar (menggunakan nama KreditAja sebelum diakuisisi oleh MoneySmart), CekAja, serta Cermati.

Sebagai upaya untuk unggul ketimbang kompetitor, KreditGoGo pun mengandalkan sebuah fitur yang bernama XPressApply. Lewat fitur tersebut, KreditGoGo akan memberikan berbagai pertanyaan yang biasa ditanyakan oleh perusahaan penyedia produk finansial saat pendaftaran, seperti nama lengkap, tanggal lahir, hingga lama waktu kamu tinggal di rumah yang kamu tempati saat ini. Tampilan dari pertanyaan-pertanyaannya juga bersahabat dengan pengguna perangkat mobile.

KreditGoGo Express | Screenshot

Contoh pertanyaan yang diberikan KreditGoGo dalam fitur XPressApply

Baca Juga  Lebarkan Konsep O2O, Alfacart Akan Gandeng Warung dan Toko Tradisional

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut nantinya akan langsung diberikan oleh KreditGogo kepada perusahaan penyedia produk finansial. Untuk bisa memanfaatkan fitur tersebut, para perusahaan pun harus membayar sejumlah uang.

“Beberapa bank memang telah membuat formulir online yang bisa kamu isi. Namun formulir tersebut bisa berisi tiga puluh hingga lima puluh pertanyaan. Dan tak jarang formulir itu didesain dengan kurang baik, sehingga membuat konsumen enggan mengisi,” tutur YT.

Menurut YT, kehadiran fitur XPressApply ini berhasil meningkatkan jumlah pengguna mereka yang berhasil mendapatkan produk finansial sebanyak tiga kali lipat. Secara total, fitur tersebut mereka klaim telah digunakan oleh 35 perusahaan finansial yang tersebar di Malaysia dan Indonesia, dengan satu juta pengunjung setiap bulannya.

(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

The post Persaingan Mengetat, Induk Perusahaan KreditGoGo Raih Tambahan Dana Rp20 M appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Referensi

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *