Platform Marketplace item game online Itemku Peroleh Pendanaan Rp16 Miliar

Marketplace yang bergerak di ranah jual beli akun dan item game virtual, Itemku pada Senin, 10 April 2017 resmi mengumumkan pendanaan seri A  500 Startups dan VC asal Korea K-Run Ventures. Nilai pendanaanya sendiri adalah US$1,2 juta (sekitar Rp16 miliar).

Kabar ini merupakan pendanaan kesekian dari entitas investor yang sama setelah investasi di tahun sebelumnya dengan nilai sebesar US$225.000 (sekitar Rp3 miliar). Melihat besaran investasi yang mereka berikan, tampaknya pihak investor memiliki keyakinan tersendiri atas potensi bisnis yang dimiliki startup ini.

Kepada Tech in Asia Indonesia, CEO Itemku Denis Kim menjelaskan bahwa investasi ini ke depannya akan mereka manfaatkan untuk memperluas cakupan mereka ke wilayah Asia Tenggara. Beberapa langkah ke depan yang akan diambil Kim antara lain membuka lowongan rekruitmen dan meluncurkan sebuah inisiatif baru bernama Gokil.me

“Dalam jangka panjang, Itemku akan berubah menjadi platform bagi komunitas game dengan nama Gokil.me yang mana saat ini sedang kami uji cobakan di Indonesia,” ungkap Kim. Bila melihat tampilan situsnya, Gokil.me merupakan media yang berfokus pada informasi seputar dunia game dan transaksi jual beli item virtual yang ditujukan untuk pembaca di kisaran usia 13 – 34 tahun.

Meraup untung di ranah bisnis yang masih abu-abu

Virtual Item | Illustration

Itemku sendiri bukanlah satu-satunya pemain yang bergerak dalam transaksi jual beli item game online. Situs e-commerce lain seperti Forum Jual Beli Kaskus, Tokopedia, dan Bukalapak sebetulnya juga berbagi ruang di ranah bisnis yang sama, namun tidak menawarkan platform yang benar-benar khusus mewadahi transaksi item virtual di dalam game semacam ini.

Sejak didirikan tahun 2014, Itemku telah bertransformasi dari yang awalnya hanya sekadar situs iklan baris menjadi marketplace yang terhubung dengan sistem pembayaran langsung dan mengklaim memiliki sistem keamanan transaksi yang berlapis.

Baca Juga  Startup Penyedia Layanan Helpdesk Bornevia Akan Hentikan Layanan pada April 2017

Seiring berjalannya waktu, Itemku juga berkembang tidak hanya melayani jual beli item dan gold dari dalam game, tetapi juga transaksi jual beli akun game. Beberapa akun yang ditawarkan meliputi akun game Clash of Clans, Point Blank, Ragnarok Online, dan lain-lain.

Itemku Crew | Photo

Yang menarik, kegiatan jual beli item virtual sebetulnya adalah sesuatu yang legalitasnya hingga sekarang masih juga diperdebatkan. Sepanjang pihak penerbit maupun distributor tidak mempermasalahkan adanya transaksi pihak ketiga (terutama yang menggunakan uang sungguhan), aktivitas semacam ini masih dilegalkan karena memang tidak ada hukum kuat yang mengikatnya.

Dalam sesi AMA bersama Tech In Asia Indonesia di tahun 2016 silam, Denis Kim menjelaskan kehadiran Itemku sendiri adalah untuk menjembatani transaksi jual beli item virtual yang selama ini dianggap “kasar” karena maraknya aksi penipuan yang terjadi di lapangan.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Itemku memposisikan diri sebagai platform pendukung di mana urusan legalitas yang terjadi di luar aktivitas transaksinya merupakan bagian dari tanggung jawab pengguna. Hal ini tertuang dalam penjelasan aturan penggunaan yang terdapat di salah satu bagian situs Itemku.

Hingga saat ini, Itemku mengklaim telah memiliki lebih dari 50.000 penjual dengan total salah satu transaksi akun penjualnya mencapai Rp260 juta per bulan. Dengan angka demikian fantastis di negara Indonesia saja, tidak mengherankan jika Itemku membidik pasar yang lebih besar lagi melalui ekspansi ke Asia Tenggara.

(Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

The post Platform Marketplace item game online Itemku Peroleh Pendanaan Rp16 Miliar appeared first on Tech in Asia Indonesia.

Referensi

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *