Polri Belum Berfikir Merekrut Haikal Peretas 19 Tahun, Lulusan SMP Yang Telah Meretas 4.600 Situs Termasuk Situs Polri

Terkinee.com– Jakarta. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, kepolisian belum berpikiran untuk merangkul peretas (hacker) ribuan situs, Sultan Haikal. Jika polisi merangkulnya, artinya Haikal akan dibina untuk turut membantu kegiatan kepolisian.

“Belum ada pemikiran ke arah situ. Kita masih melihat dia siapa, kemampuannya sebesar apa, kemudian situs yang telah dia bongkar seperti apa dan caranya bagaimana. Masih kita pelajari,” ujarnya di Jakarta, Rabu (5/4).

Haikal ini, kata dia, merupakan mentor dari tiga anak buahnya yang telah ditangkap lebih dahulu. Ketiganya yakni MKU (19), AI (19) dan NTM (17). Sedangkan Haikal sendiri ditangkap pada 30 Maret lalu. Ia menjadi gerbang awal bagi tiga anak buahnya untuk membuka berbagai situs. Tujuan dibukanya situs, ada yang untuk sekadar ingin tahu, ada pula agar memperoleh keuntungan. Dilansir republika.co.id

Haikal terbilang hacker hebat. Sebab, usianya masih muda dan hanya lulusan SMP, tapi sudah berhasil meretas lebih 4.600 situs. Situs pemerintah pusat dan daerah hingga institusi Polri pernah dijebolnya.

Demikian disampaikan Kanit III Subdit I Direktorat VI Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, AKBP Idam Wasiadi,

“Dari pemeriksaan ketiga tersangka, saudara SH selaku pembobol telah berhasil membobol lebih dari 4.600 situs. Di antaranya situs milik polri juga ada, situs milik pemerintah pusat dan daerah, beberapa situs luar negeri dan bahkan situs ojek inline juga dibobol,” ungkap Rikwanto.

Yang tidak kalah hebat lagi, lanjut Rikwanto, Haikal bisa punya kemampuan atau skill meretas situs dari belajar artikel-artikel di mesin pencari Google secara otodidak.

Rikwanto pun tersenyum karena baru tahu situs institusinya dijebol oleh Haikal yang hanya seorang lulusan SMP.

Baca Juga  MUI Sesalkan Pemberian Gelar Sunan untuk Ahok

“Kami baru tahu nanti kalau HS tertangkap, baru kita akan tahu bagaimana dia bisa masuk ke situs kami,” kata Rikwanto seraya tersenyum. Dilansir tribunnews.com

Pria yang masih berusia 19 tahun ini disebut telah membuat kerugian pada bisnis Tiket.com hingga mencapai Rp4,12 miliar. Tentu jumlah yang fantastis, apalagi ini dilakukan oleh seorang remaja dan uniknya lagi, Sultan Haikal ternyata remaja yang tak sempat menamatkan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dari pemeriksaan, Haikal mengakui telah meretas situs milik tiket.com tersebut. Lewat itu, Haikal bersama dua rekannya, Khairul (19) dan NTM (27) bisa melakukan pemesanan tiket menggunakan akun milik PT Citilink dan menjualnya lewat jejaring mereka.

“Motifnya murni ekonomi,” kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Fadil Imran, Selasa, 4 April 2017. Dilansir viva.co.id

Redaktur: Samuri Smart

Beri Nilai:

Loading…

Samuri Smart

Asal Sulawesi Tenggara, hobi mencatat segala inspirasi

Referensi

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *