Strategi SiCepat Ekspres Manfaatkan Teknologi agar Unggul di Bisnis Ekspedisi

[ad_1]
Menjamurnya online shop di Indonesia menjadi alasan SiCepat Ekspres menghadirkan fitur baru demi mendukung bisnis para pelanggannya. Belum lama ini, mereka mengumumkan terobosan baru terkait resi pengiriman barang. Resi tersebut tak lagi berbentuk lembaran kertas, melainkan sudah bertransformasi menjadi digital.

Menurut Head of Sales dan Marketing SiCepat Ekspres, Wiwin Dewi Herawati, resi digital akan dikirim secara otomatis ketika stiker barcode yang menempel pada barang sudah dipindai oleh petugas pengantar di gerai. Saat barcode terpindai, pengirim akan menerima nomor resi melalui email secara real time, sedangkan penerima akan menerima nomor resi melalui SMS.

“Digitalisasinya saat ini, baru SiCepat yang membuat resi dalam bentuk digital. Ini tinggal ditempel dalam bentuk stiker, si kurir yang  mengantarkan bisa scan langsung barcode,” ujar Wiwin saat ditemui belum lama ini.

Online Shopping | Ilustrasi

Menyasar toko online

SiCepat Ekspres berencana membuka gerai-gerai di daerah yang memiliki potensi pertumbuhan UKM cukup besar. Hingga 2016, SiCepat sudah membuka gerai di tujuh kota.

Sebelum membuka gerai, Wiwin menjelaskan pihaknya biasa melakukan riset terlebih dulu. Salah satu hal yang diperhatikannya yakni berapa kisaran jumlah pemilik toko online di suatu daerah.

“Sampai tahun lalu, kita buka di tujuh kota. Sekarang di Denpasar dan Malang. Daerah Timur, Makassar, Manado, kita riset dulu. Mapping berapa online shop di situ karena harus bangun infrastruktur,” tuturnya.

Demi menyajikan pelayanan yang serba digital, Wiwin mengakui SiCepat melakukan investasi khusus. Namun berapa nominalnya, ia enggan menyebutkan.

Sebar informasi lebih mudah dengan broadcast SMS

Selain mengirim nomor resi dalam bentuk digital, terobosan lain yang dilakukan SiCepat Ekspres yakni menghadirkan fitur broadcast SMS bagi para pelanggan premiumnya. Pesan dalam broadcast SMS dapat dikirim ke orang-orang yang sebelumnya pernah melakukan pembelian dengan memakai layanan SiCepat Ekspres di toko online milik pelanggan.

Baca Juga  Tak Hanya Start Up, Bisnis Juga Perlu Scale Up

Fitur ini bisa dimanfaatkan pelanggan untuk menyebarluaskan informasi, seperti adanya barang baru, diskon terbatas, atau lainnya. “Konten SMS bisa diisi sendiri oleh pelanggan. Bila pelanggan kesulitan merangkai kata-katanya, kami bisa bantu membuatkan,” kata Wiwin.

Fitur broadcast SMS pada saat ini masih ditawarkan secara manual oleh SiCepat Ekspres kepada para pelanggan premiumnya. Namun ke depan, pelanggan bisa melakukan broadcast SMS secara mandiri melalui aplikasi mobile berkat pengembangan e-CRM (Customer Relationship Management) yang tengah dilakukan SiCepat.

Pengembangan e-CRM ini nantinya juga berfungsi bagi SiCepat Ekspres untuk mengabari para pelanggan setianya jika mereka mengadakan promosi pengiriman ke daerah tertentu.

screenshot aplikasi my jne

Bersaing dalam hal inovasi teknologi

SiCepat Ekspres bukanlah perusahaan ekspedisi pertama di Indonesia yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanannya. JNE pada tahun lalu telah mengumumkan pengembangan di bidang teknologi dengan meluncurkan aplikasi MyJNE.

MyJNE dilengkapi fitur My COD (cash on digital) yang merupakan hasil kerja sama JNE dengan Bank Permata. My COD memberikan layanan pembayaran belanja online yang terhubung dengan sistem escrow.

Layanan MyJNE juga dibekali kemampuan mencatat sejarah data pengiriman yang terhubung dengan nomor telepon pengguna, sehingga memungkinkan para pemilik toko online untuk menghubungkan data pesanan dengan sistem JNE.

(Diedit oleh Iqbal Kurniawan)

The post Strategi SiCepat Ekspres Manfaatkan Teknologi agar Unggul di Bisnis Ekspedisi appeared first on Tech in Asia Indonesia.

[ad_2]
Sumber

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *