Usia Bukan Penentu Kedewasaan, 5 Perubahan Sikap Ini yang Menunjukan Dewasa atau Tidaknya Kamu!

“Udah gede itu kamar jangan berantakan dong! Jangan males-males”

“Harus tahu, ya mana yang baik buat kamu dan mana yang nggak”

Menjadi dewasa bisa menjadi hal paling sulit bagi beberapa orang. Menjadi dewasa bukan hanya sudah punya KTP atau boleh mengendarai kendaraan pribadi saja. Menjadi dewasa juga bukan perayaan sweet 17th yang meriah dan mewah. Kedewasaan tidak sesempit itu. Menjadi dewasa adalah proses yang perlu diperjuangkan. Berikut sikap-sikap yang bisa kamu jadikan indikasi apakah kamu sudah jadi dewasa tulen atau masih setengah-setengah.

1. Tahu Prioritas; Mana Kebutuhan dan Mana Keinginan

“Nugas apa nongkrong dulu ya?”

 

Semakin dewasa, seharusnya kamu sudah tahu, dong mana prioritas hidupmu. Oh ya, kamu juga nggak bisa menyamakan prioritasmu dengan prioritas orang lain karena tiap orang punya prioritas yang berbeda-beda. Seneng-seneng, sih boleh aja tapi jangan sampai mengabaikan apa yang harus kamu selesaikan terlebih dahulu.

2. Pengendalian Dirimu Sudah Mantap

Pernah nggak ketemu orang yang dikit-dikit marah, protes, atau merugikan orang lain karena keegoisannya? Pernah nggak ketemu orang yang sikapnya baik banget, sopan, penuh kasih, dan selalu peduli dengan kepentingan orang lain? Yuup, dewasa juga berbicara tentang kontrolmu terhadap dirimu sendiri. Orang yang dewasa tahu mana yang perlu dilakukan dan mana yang tidak. Jangan sampai kamu marah-marah dijalanan hanya karena motormu disalib oleh motor yang lebih bagus, ya!

 

3. Nggak Mudah Galau dan Penuh Drama

Baper gara-gara gebetan ngasih harapan terus tapi ujung-ujungnya dia sama yang lain. Atau galau karena sahabatmu lebih deket sama gebetanmu daripada kamu sendiri. Sakit, sih emang. Tapi ingat, galau, baper, drama adalah milik orang yang belum dewasa. Orang yang sudah dewasa pasti bisa menerima segala sesuatu dengan legowo dan percaya bahwa “Tuhan pasti punya rencana yang lebih baik dan indah daripada ini.”

Baca Juga  Mengalami 7 Hal Ini di Usia 20-an Bisa Buatmu Bersikap Lebih Sabar dan Bijaksana

4. Menjadi Diri Sendiri adalah Suatu Kebanggan

“Aduhhhhh aku kok nggak kayak dia ya? Cantik, pinter, kaya lagi. Kapan aku bisa begitu?”

“Berat badanku kok nambah terus ya…. Tapi kenapa dia tetep langsing gitu?

 

Be Yourself! Dua kata satu makna yang selalu gagal dilakukan oleh kebanyakan manusia. Menjadi diri kita sendiri memang tantangan berat. Godaan rumput tetangga yang lebih hijau selalu membuat kita ingin membeli pupuk yang sama persis. Padahal kita punya pupuk yang lebih istimewa. Ketika kamu sudah mantap menjadi dewasa seutuhnya, kamu akan merasa bahwa dirimu adalah kebanggaanmu. Kamu nggak akan berusaha contek sana-sini hanya untuk menyenangkan orang lain.

5. Nggak Percaya dengan Kata ‘IMPOSSIBLE’

Jatuh? Bangkit lagi. Jatuh lagi? Terus bangkit sampai akhir. Orang yang dewasa nggak pernah menganggap bahwa hidupnya adalah suatu kegagalan yang harus diratapi. Malah mereka menganggap kegagalan adalah sumber kekuatan yang sejati. Ketidakmungkinan adalah suatu mitos bagi mereka. Yang ada dipikiran mereka adalah Berjuang dan memberi yang tebaik sampai akhir.

Nah, apakah kamu punya semuanya?

Sumber

Leave your vote

points

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *